logo

Minggu, 14 Juni 2020

Klarifikasi Humas RSUD Syekh Yusuf Soal Harga Masker Rp1,6 Juta

FAJAR.CO.ID, GOWA – Harga pengadaan masker N95 di RSUD Syeh Yusuf Sungguminasa sempat menjadi sorotan. Lantaran disebutkan harga 1 psc (satuan) masker sebesar Rp 1,6 juta.

Pihak RSUD Syeh Yusuf memberikan klarifikasi terkait pemberitaan tersebut utamanya soal harga masker.

Humas RSUD Syekh Yusuf, dr M Taslim, data yang terpublis itu bukan menjadi keputusan masih dalam bentuk draft, dan ada human error karena kesalahan ketik.

“Jika data di proposal diperhatikan, maka antara harga satuan dengan jumlah tentu sangat berbeda. Proposal ini diajukan juga untuk dilakukan review oleh inspektorat sebelum mendapat persetujuan dari bupati. Kami juga sejak awal telah melibatkan pihak kejaksaan,”ujar Taslim, Minggu (14/6/2020).

Taslim menjelaskan kalau proposal yang sempat terbaca oleh publik, merupakan draft awal yang akan ke Inspektorar untuk direview kembali

Taslim mengaku, pihaknya telah
menganggarkan pengadaan alat pelindung diri (APD), berupa masker sebesar Rp50 juta tahap pertama. Namun disetujui Rp 30 juta.

Proposal kedua mengajukan anggaran APD sebesar Rp273 juta. Selain itu ada pula pengadaan sarana dan prasarana Rp156 juta, insentif Rp 485 juta sehingga total sekitar Rp915 juta.

“Anggaran sebesar Rp 273 juta itu sudah termasuk pembelian masker N95 sebanyak 20 dos harga per dos 1,6 jt, bukan harga per pcs. Ini yang kami ajukan dalam proposal. Itupun asumsi harga tidak stabil bisa naik,” jelasnya.

Masker N95 diperuntukkan untuk petugas rumah sakit. Selain masker ada kacamata covid, gown (baju covid), sepatu, helmed, masker bedah, gloves, hand scoll atau sarung tangan, rapid test dan kantong jenazah.

Biaya insentif sebesar Rp485 juta ini untuk jangka waktu dua bulan. Pembayaran insentif sendiri berpatokan pada permenkeu dan permenkes yang didlmnya mengatur besaran insentif baik dokter ahli, dokter umum, perawat dan tenaga medis lainnya.(ishak/fajar)

close
Subscribe
end: rekat float-->