logo

Selasa, 11 Agustus 2020

Urutan Taksonomi Tumbuhan Lengkap Beserta Penjelasannya

Urutan Taksonomi Tumbuhan

Urutan taksonomi tumbuhan memiliki manfaat untuk memudahkan dalam mempelajari tumbuhan. Seperti yang diketahui bahwa ada banyak spesies tumbuhan di Bumi. Sehingga perlu diketahui hubungan kekerabatan antara tumbuhan satu dengan yang lain.

Menurut Lawrence, pengertian dari taksonomi adalah ilmu pengetahuan yang di dalamnya terdapat identifikasi, klasifikasi, dan tatanama. Apabila ilmu pengetahuan ini diaplikasikan pada tumbuhan, maka disebut dengan taksonomi tumbuhan.

Selain manfaat, ada beberapa tujuan dari taksonomi itu sendiri. Diantaranya adalah mengelompokkan tumbuhan berdasarkan ciri-cirinya. Kemudian dengan adanya taksonomi, maka nantinya tumbuhan tersebut dapat diberi nama. Sehingga taksonomi sangat penting untuk mempelajari mengenai tumbuhan.

Urutan Taksonomi Tumbuhan

Urutan taksonomi pada tumbuhan didasarkan pada aturan tertentu. Sehingga dalam mengklasifikasikan tumbuhan tidak sembarangan. Meskipun nantinya dalam pengelompokan takson seringkali berubah. Namun hal ini tetap didasarkan pada sistem klasifikasinya.

Secara hakiki, taksonomi memiliki keterkaitan dengan keanekaragaman. Tidak hanya itu saja, taksonomi juga dapat mengeksplor dan menjaga keanekaragaman. Berikut ini adalah urutan taksonomi tumbuhan yang perlu diketahui.

Baca Juga: Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Hijau Beserta Fenomena Uniknya

1. Kingdom (Kerajaan) atau Dunia (Regum)

Tingkatan takson yang paling tinggi adalah Kingdom atau Regnum. Kingdom dikatakan sebagai tingkatan tertinggi karena memiliki jumlah takson yang besar dibandingkan lainnya. Organisme yang ada di Bumi dikelompokkan menjadi beberapa bagian.

Diantaranya adalah Animalia atau hewan, Kingdom Plantae atau tumbuhan, Fungi atau jamur. Kemudian Monera atau uniseluler tanpa nukleus, lalu kingdom Protista. Kingdom yang terakhir merupakan eukariotik dengan jaringan sederhana.

2. Divisio (Divisi) atau Phylum (Filum)

Urutan taksonomi tumbuhan yang kedua adalah Filum atau Divisi. Sebenarnya Filum dan Divisi tidaklah sama. Sebab, Filum merupakan takson yang digunakan hewan. Sedangkan takson untuk tumbuhan adalah Divisi.

Untuk klasifikasi Filum, Kingdom Animalia dibagi menjadi beberapa Filum. Begitupun dengan Divisi yang digunakan untuk tumbuhan. Divisi pada tumbuhan memiliki ciri khusus yakni menggunakan akhiran -phyta. Kingdom Plantae dibagi menjadi tiga Divisi.

Diantaranya adalah Spermatophyta, Ptheridophyta, dan Bryophyta. Ketiganya dikenal dengan tumbuhan berbiji, tumbuhan paku, dan tumbuhan lumut.

3. Calssis atau Kelas

Selanjutnya adalah urutan takson tumbuhan yang disebut dengan kelas. Anggota takson pada setiap Divisi akan didasarkan pada persamaan ciri-ciri. Untuk tumbuhan memiliki nama kelas dengan akhiran yang berbeda-beda.

Diantaranya adalah -edoneae (tumbuhan biji tertutup), -opsida (lumut), dan -phyceae (alga). Untuk divisi Bryophyta diklasifikasikan menjadi tiga kelas. Diantaranya adalah Bryopsida (lumut daun), Hepaticosida (lumut hati), dan Anthocerotopsida (lumut tandak).

4. Bangsa atau Ordo

Urutan taksonomi tumbuhan yang selanjutnya adalah bangsa atau dikenal dengan Ordo. Anggota takson untuk kelas Ordo masih dibagi menjadi beberapa kelas. Sama seperti sebelumnya, pengelompokan ini dilakukan berdasarkan ciri-ciri.

Namun persamaan yang dimaksud adalah ciri-ciri yang lebih khusus. Nama Ordo untuk setiap tumbuhan biasanya diakhiri dengan akhiran -ales. Contohnya adalah kelas Dicotylesonease dengan Ordo Solanales, Cucurbitales, hingga Poales. Bahkan terdapat Rosales, Asterales, dan Malvales.

5. Familia atau Suku

Selanjutnya adalah Familia atau Suku yang memiliki akhiran -aceace. Contohnya adalah Cucurbitacecae, Malvaceace, Poacecae, dan Asteraceace. Ada pula yang menggunakan akhiran -aceae. Misalnya Asterceae dan Graminae. Untuk takson hewan pun tidak jauh beda dengan Familia.

6. Marga atau Genus

Urutan taksonomi tumbuhan yang selanjutnya adalah Marga atau Genus. Untuk anggota takson Familia, masih dibagi lagi menjadi beberapa Genus atau Marga. Dalam penulisan Genus harus dilakukan dengan benar, yakni huruf kapital di awal huruf.

Berikut ini beberapa contoh Genus atau Marga. Diantaranya adalah Genus Zea (jagung), Triticum (gandum), Oryza (pad-padian), dan Saccharum (tebu). Penulisan nama dan aturan huruf besarnya harus benar dan tepat.

7. Spesies atau Jenis

Menuju pada tingkatan takson paling rendah atau yang paling dasar. Untuk takson spesies memiliki banyak persamaan diantara yang lain. Penamaan spesies terdiri dari dua kata, dimana yang pertama untuk Genus.

Kemudian kata yang kedua untuk nama spesifik. Contoh dari spesies atau jenis adalah Rosa rugosa, Rosa gigantea, Rosa canina, Rosa multiflora, dan Rosa dumalis.

8. Varietas atau Ras

Pada bagian spesies terkadang masih ditemukan perbedaan ciri. Bahkan perbedaan tersebut sangat jelas dan signifikan. Sehingga disebut dengan kultivar atau varietas. Istilah ini memang digunakan pada tumbuhan.

Sedangkan istilah untuk hewan disebut dengan ras. Dari kedelapan urutan taksonomi tumbuhan diatas, semua memiliki ciri dan penamaan sendiri. Sehingga tumbuhan yang ada di Bumi dikelompokkan sesuai dengan takson-takson diatas. (R10/HR Online)

The post Urutan Taksonomi Tumbuhan Lengkap Beserta Penjelasannya appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->