logo

Kamis, 10 September 2020

Asteroid FR 2010 (465824) Melintasi Bumi Dengan Ukuran 3 Kali Big Ben

Asteroid FR 2010

Asteroid FR 2010 memiliki julukan Potentially Hazardous telah melewati Bumi. Julukan tersebut berarti bahwa asteroid tersebut berpotensi bahaya. Asteroid ini melayang melintasi Bumi dengan ukuran yang sangat besar.

Melansir dari Express.co.uk (6/9/2020), asteroid ini melakukan pendekatan pada Bumi dengan jarak sekitar 4,6 juta mil. Jarak tersebut setara dengan 7,8 kilometer dan 19 kali jarak Bumi ke Bulan.

FR 2010 atau asteroid 465824 juga melaju dengan kecepatan tinggi. Dimensi fisiknya yang melenggang bongsor terlihat menakutkan. Apalagi ukurannya masuk dalam kategori raksasa.

Baca Juga: Asteroid 2020 PT4, Seukuran Pesawat Terbang Mendekati Bumi

Sekilas Tentang Asteroid FR 2010

Melaju dengan kecepatan 14 kilometer bukanlah waktu yang lambat. Bahkan asteroid ini mencatat kecepatan yang begitu besar daripada yang lainnya. Para peneliti juga mengaku tertarik dengan kedatangan asteroid ini.

Hingga kemudian ada penelitian yang saat itu berdasar pada bidikan Proyek Teleskop Virtual. Bidikan aksi tersebut memperlihatkan bahwa batu antariksa tersebut semakin mendekat. Dengan jarak yang semakin dekat, hasil bidikan foto tersebut juga sangat mengesankan

Melansir dari Express.co.uk, Proyek Teleskop Virtual menyebutkan bahwa teleskop ini mengamati dengan sangat hati-hati. Sehingga terlihat ada banyak bintang dengan jejak panjang. Sedangkan asteroid FR 2010 hanya berupa titik putih bercahaya.

Proyek Teleskop Virtual juga menambahkan bahwa kondisi pengambilan barang tersebut kurang ideal. Sebab, saat itu bulan purnama juga tidak jauh dari langit. Meskipun begitu, visual dari asteroid tersebut tetap menarik dan jelas.

Bagaimana dengan dimensi fisik asteroid tersebut? FR 2010 masuk dalam kategori Apollo karena melintasi jalur orbit milik Bumi. Untuk fisiknya memiliki ukuran sekitar 886 kaki.

Sedangkan ukuran lebarnya hampir sama dengan tingginya. Para ilmuwan tentunya mendapatkan kesempatan untuk menganalisa asteroid ini untuk data dan penelitian kedepannya.

Tahun ini memang ada banyak fenomena langit yang kerap kali muncul. Ada yang memberikan tanda sinyal bahkan ada pula yang tidak terdeteksi. Begitupun dengan asteroid yang sering menyapa Bumi dengan klasifikasi berbeda-beda.

Asteroid sendiri merupakan objek batu yang mengorbit Matahari dengan ukuran tidak lebih besar dari planet. Namun kenyataannya ada planet yang berukuran raksasa. NASA menyebutkan bahwa ada sekitar 994.383 asteroid yang tercatat.

Bagaimana Potensi Dari Asteroid FR 2010?

Ada sebagian objek asteroid yang berada pada Mars dan Jupiter. Kurang lebih terdapat sekitar 1,1 juta hingga 1,9 juta. Untuk asteroid FR 465824 sendiri tampaknya hanya melintas karena bukan orbitnya.

Beberapa benda antariksa masuk dalam kategori NEO atau Near Earth Object. Istilah ini mengacu pada objek antariksa yang dekat dengan Bumi. Objek tersebut masih terbagi lagi menjadi objek berpotensi bahaya dan tidak.

Potensi bahaya tidak berlaku untuk semua objek antariksa, termasuk untuk semua asteroid. Mungkin ada beberapa, namun tidak secara keseluruhan. Seperti asteroid FR 2010 yang kemungkinan bisa menimbulkan tabrakan dengan objek lain.

Kebanyakan asteroid yang melintas masuk dalam kategori aman dan tidak berpotensi bahaya. Selebihnya masuk dalam kategori NEO, namun harus tetap dalam pengawasan.

Baca Juga: Asteroid 2011 ES4 Mendekat ke Bumi, Akankah Berdampak Besar?

Bagaimana Asteroid Bisa Berpotensi Bahaya?

Sebelumnya, ada alasan mengapa para ilmuwan meneliti dan melacak asteroid. Salah satunya sebagai sumber informasi dan pembelajaran mengenai tata surya. Lebih tepatnya adalah informasi mengenai pembentukan tata surya.

Alasan yang lainnya adalah untuk mengidentifikasi apakah asteroid tersebut memiliki potensi berbahaya atau tidak. Objek antariksa yang dapat menimbulkan kerusakan memiliki ukuran lebih dari 30 meter.

Seperti asteroid FR 2010 yang memiliki ukuran besar sehingga mendapat julukan Potentially Hazardous. Menurut NASA, ada sekitar 30 asteroid kecil yang menghantam Bumi setiap tahun. Beberapa asteroid tersebut tidak menimbulkan kerusakan yang berarti.

NASA menyebutkan bahwa asteroid yang berpotensi bahaya atau PHAs memiliki parameter tersendiri. Asteroid yang memiliki jarak persimpangan orbit minimum atau MOID 0,05 au kurang masuk PHAs.

Namun hal tersebut tidak terlepas dari pandangan. Mengingat objek PHAs bisa saja memperbarui orbitnya. Bahkan melakukan pembelokan orbit yang bisa saja mengarah pada Bumi. Kemudian jarak persimpangannya begitu dekat dan berpotensi menimbulkan kerusakan.

Sehingga kedatangan asteroid perlu diwaspadai. Ada kalanya ketika asteroid melaju dengan orbit berbeda. Sebab, tidak ada yang bisa mengatur orbit dari objek antariksa.

Objek asteroid FR 2010 tidak akan menyentuh permukaan Bumi. Sehingga asteroid ini bukanlah ancaman bagi Bumi. Namun karena ukurannya lebih besar 3 kali dari Big Ben, maka harus diawasi. (R10/HR Online)

The post Asteroid FR 2010 (465824) Melintasi Bumi Dengan Ukuran 3 Kali Big Ben appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->