logo

Kamis, 24 September 2020

Hibernasi pada Manusia, Mungkinkah Itu Terjadi dan Apa Alasannya

Ilustrasi Hibernasi Pada Manusia

Hibernasi pada manusia, apakah hal tersebut bisa terjadi? Hibernasi atau tidur panjang manusia memiliki arti yang berbeda dengan hewan. Memang sudah lazim ketika mendengar hewan melakukan hibernasi. Bahkan hibernasi tersebut terjadi pada waktu-waktu tertentu.

Istilah hibernasi pastinya sudah tidak asing lagi. Namun tidak sedikit orang yang mengetahui arti sebenarnya dari hibernasi tersebut. Sebuah kemampuan alami yang terjadi pada hewan berdarah panas agar bisa hidup pada cuaca dingin merupakan pengertian hibernasi.

Spesies hewan tentunya berbeda-beda, ada yang berdarah dingin dan panas. Hewan berdarah panas tentunya harus menyesuaikan hidupnya ketika cuaca dingin datang. Terkadang kondisinya begitu ekstrim sehingga banyak yang tidak bisa bertahan hidup.

Ketika cuaca begitu dingin bahkan melebihi batas normal, pernahkah anda merasa bahwa tubuh mematikan sementara? Kemudian tubuh akan kembali norml ketika cuaca sudah hangat. Hal ini biasanya terjadi ketika anda tertidur dengan kondisi hibernasi.

Hibernasi pada Manusia Apakah Mungkin Terjadi?

Tidak sedikit hewan yang telah melakukan penysuaian dengan cara hibernasi. Hal ini bertujuan agar hewan tersebut bisa bertahan hidup. Selain itu, hal yang menjad pertanyaan adalah apakah hal ini bisa terjadi pada manusia?

Apakah terdapat kemungkinan jika hibernasi pada manusia bisa terjadi? Hibernasi pada manusia memang terdengar tidak nyata atau fiktif. Namun para ilmuwan mengungkapkan bahwa hibernasi bisa bermanfaat bagi manusia.

Kondisi tubuh manusia yang mengalami hibernasi tentunya lebih kepada tidur panjang. Kondisi ini sangat bermanfaat bagi mereka yang ingin menjelajahi luar angkasa. Misalnya berkunjung ke planet yang lebih dekat dengan Bumi. Seperti planet proxima b yang memiliki jarak dekat dengan Bumi.

Meskipun memiliki jarak yang dekat namun perjalanan untuk sampai ke planet tersebut cukup lama. Selain itu, perjalanan yang sangat lama membuat tubuh kehilangan energi. Sehingga akan lebih baik jika melakukan hibernasi.

Hal ini juga bisa terjadi pada perjalanan ke planet Merah. Perjalanan ke luar angkasa tepatnya ke Mars membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 9 bulan. Waktu yang sangat lam dan membuat tubuh kehilangan banyak energi. Dalam hal ini, hibernasi pada manusia sangat efektif jika anda lakukan.

Tidur panjang membuat astronot tidak akan membuatnya merasa telah melalui perjalanan yang sangat lama. Sisi lainnya, astronot juga bisa menghemat energi saat perjalanan. Sehingga waktu 8 hingga 9 bulan akan terasa lebih cepat.

Menghemat energi dengan cara hibernasi memang sangat penting. Energi yang terkuras terlalu banyak dapat membuat tubuh kurang sehat. Hal ini juga membuat imun semakin menurun. Inilah yang biasanya terjadi pada hewan yang berdarah panas.

Pengertian Hibernasi

Ketika musim hangat telah usai maka sumber makanan menjadi menipis. Agar bisa bertahan hidup dalam kondisi yang dingin tentunya harus melakukan hibernasi.

Hibernasi adalah sebuah kegiatan berupa tidur panjang yang dilakukan oleh hewan homoioterm atau yang memiliki jenis darah panas.

Seperti beruang, burung dan berbagai mamalia kecil lain. Tujuannya adalah untuk mempertahankan diri dari kondisi ekstrim musim dingin.

Saat musim dingin datang, biasanya persediaan makanan akan berkurang.

Ini membuat berbagai macam hewan tersebut memilih beristirahat dengan jangka waktu cukup lama. Bahkan hingga sampai 9 bulan lamanya.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk bisa mempertahankan hidup.

Ketika hewan tersebut berhibernasi, kondisi metabolisme dari hewan ini menurun drastis.

Seperti detak jantung dan juga suhu tubuh. Cadangan lemak yang terdapat dalam tubuh mereka dimanfaatkan sebagai sumber energi yang dikeluarkan saat tidur.

Melihat hal itu, apakah mungkin hal yang serupa juga bisa terjadi pada manusia?

Hibernasi Pada Manusia

Bradford dan juga koleganya yang berasal dari Space Works Enterprises dan juga NASA memberikan laporan bahwa sudah berhasil menginduksi kondisi hibernasi.

Meskipun masih hibernasi ringan, ini dilakukan pada manusia dengan sistem hypometabolic dalam waktu 14 hari lewat metode hipotermia terapeutik.

Dalam metode ini, suhu tubuh pada manusia diturunkan sampai dengan mendekati suhu titik beku air.

Dengan begitu akan memperlambat fungsi dari sel dan juga otak. Berdasar dari hasil percobaan yang dilakukan, tidak ditemukan kerusakan yang terjadi pada tubuh pasien.

Sehingga percobaan dengan metode ini dianggap aman bagi manusia.

Disamping menggunakan metode Hipotermia terapeutik, telah ditemukan pula molekul 5′-Adenosin Monofosfat atau 5′-AMP tahun 2006 oleh Zhang dan kolega.

Ini akan membuka peluang yang besar terhadap terwujudnya hibernasi pada manusia.

Molekul 5’-AMP dapat menurunkan afinitas dari sel darah merah yang berikatan dengan oksigen.

selain itu menekan proses respirasi sel atau glikolisis, proses yang mengacu pada kondisi hibernasi.

Bukan itu saja, gen yang memiliki peran terhadap proses hibernasi juga ada dalam tubuh manusia.

Manfaat Hibernasi

Disamping hibernasi berguna untuk manusia saat melakukan perjalanan ke luar angkasa, hibernasi juga bisa berguna untuk perkembangan bidang kesehatan masa depan.

Hibernasi bisa mengurangi kemungkinan kerusakan organ di dalam penyakit kronis seperti jantung, stroke atau hipoksia.

Aspek lain yang berhubungan dengan teknologi kryogenik. Dalam hal ini tubuh pasien yang menderita penyakit kronis belum bisa disembuhkan masa kini bisa diawetkan beberapa tahun.

Mereka bisa dibangunkan kembali ketika teknologi medis yang diperlukan sudah tersedia.

Mereka dapat sembuh dengan memperoleh pengobatan dengan teknologi modern yang telah diciptakan di masa yang akan datang.

Masih Perlu Waktu

Walaupun saat ini sudah banyak sekali penelitian yang fokus di dalam mempelajari kemungkinan untuk hibernasi pada manusia.

Akan tetapi impian untuk dapat melakukan hibernasi bertahun-tahun seperti yang ditayangkan pada film fiksi ilmiah ini masih jauh dari perkiraan kita.

Saat ini teknologi yang dimiliki manusia masih belum mampu dan belum memungkinkan hibernasi dilakukan dalam jangka waktu lama.

Bukan itu saja, efek samping yang kemungkinan muncul setelah hibernasi juga harus diteliti lebih lanjut.

Mengingat bahwa hibernasi bukanlah kemampuan alami yang dimiliki manusia.

Kondisi tidur dengan waktu yang sangat lama terlebih hingga bertahun-tahun bisa mempengaruhi fungsi otak dan juga memori.

Meski begitu, memang tak menutup kemungkinan hibernasi pada manusia bisa diwujudkan suatu saat nanti oleh manusia masa depan. (R9/HR-Online)

The post Hibernasi pada Manusia, Mungkinkah Itu Terjadi dan Apa Alasannya appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->