logo

Rabu, 23 September 2020

Komisi A DPRD Ciamis Prihatin Ada Mantan Kades Terjerat Korupsi

Komisi A DPRD Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis melalui anggota Komisi A angkat bicara terkait mantan Kepala Desa yang terjerat kasus korupsi.

“Saya selaku anggota DPRD merasa prihatin juga dengan adanya dua mantan kepala desa yang terjerat kasus korupsi,” kata Zaenal, anggota Komisi A DPRD Ciamis kepada HR Online, Rabu (23/9/2020).

Baca Juga: Mantan Kepala Desa di Ciamis Terjerat Korupsi Retribusi Situ Panjalu

Menurut Zaenal, hal tersebut harus menjadi perhatian besar bagi pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan kepada pemerintah desa.

“Dengan adanya kewenangan sepenuhnya dalam pengelolan keuangan di tingkat Desa, maka pemerintah desa harus benar-benar meningkatkan kembali SDM-nya,” katanya.

Peningkatan SDM, menurut Zaenal harus sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014. “Isi dalam Undang-undang mengisyaratkan bahwa segala bentuk produk hukum itu tertumpuk di desa. Salah satunya teknis pengelolaan keuangan,” terangnya.

Karena hal itu, lanjut Zaenal, dari mulai perencanaan, pelaksanaan dan hasil kegiatan harus dievaluasi kembali. Terutama kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Makanya harus ditingkatkan lagi dari segi pembinaan dari pemerintah daerah, terutama dalam menyusun administrasi yang baik,” ujar politisi PDIP tersebut.

Baca Juga: Kades di Ciamis Korupsi Setengah Miliar, Modusnya Untuk Bayar Hutang

Pemda Harus Bina Pemerintah Desa

Zaenal menambahkan, segi pembinaan dan pelaksanaan bimtek dari pemerintah daerah kepada pemerintahan desa, bukan hanya dilakukan kepada perangkat desa atupun kepala desa.

“Tetapi, unsur dari BPD juga harus diikutsertakan, karena mereka merupakan salah satu lembaga kemitraan di desa,” katanya.

Menurut Zaenal, antara BPD maupun pemerintah desa harus ada sinergi dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa.

“Agar terjalin keharmonisan, terutama dalam memberikan pemahaman yang sama untuk pembangunan desa. Terutama BPD tahu mengenai peruntukan uang tersebut ke mana sesuai dengan tupoksinya,” jelasnya.

Zenal berpesan kepada perangkat desa maupun kepala desa agar lebih berhati-hati dalam administrasi dari segi pengelolaan keuangan. Sebab kontrol sosial dari masyarakat banyak yang menyoroti segi keuangan.

“Gunakanlah keuangan sebaik-baiknya dan sesuai dengan peruntukannya. Jangan sampai tidak digunakan sesuai dengan tupoksinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, dua orang mantan Kades di Ciamis terpaksa meringkuk di penjara akibat terlibat kasus korupsi. Salah satu mantan Kades Panjalu yang terjerat korupsi retribusi Situ Lengkong.

Sementara satu lagi adalah mantan kades tersebut adalah mantas Kades Nagarajaya, Kecamatan Panawangan yang menjadi tersangka korupsi Dana Desa. Total dana yang diselewengkan mantan kades tersebut sebesar setengah miliar rupiah. (Fahmi/R7/HR-Online)

The post Komisi A DPRD Ciamis Prihatin Ada Mantan Kades Terjerat Korupsi appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->