logo

Jumat, 25 September 2020

PHRI Pangandaran Terima Sertifikasi 10 Hotel dan Restoran

Sertifikasi Hotel

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Indonesia Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menerima sertifikasi untuk para pelaku usaha kepariwisataan di Pangandaran, Jum’at (25/9/2020).

Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, H Agus Savana, mengatakan, penyerahan sertifikasi juga dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) Bogor yang sekaligus memberikan penilaian hotel dan restoran di Pangandaran.

“LSU Bogor juga sekaligus memberikan edukasi tentang tata cara sertifikasi,” kata Agus.

Tim LSU Bogor menilai hotel dan restoran secara transparan. Sehingga sertifikasi tidak diberikan secara sembarangan. Apalagi penilaian juga mencakup berbagai hal di hotel maupun restoran.

“Saat ini yang menerima sertifikasi tersebut sebanyak 10 hotel dan restoran dan untuk yang lainnya masih dalam proses penilaian,” katanya.

Menurutnya, 10 hotel dan restoran tersebut sudah sah diakui oleh Kementerian Pariwisata. Karena penilaian untuk sertifikasi sudah ada tembusannya sampai ke Kementerian Pariwisata.

Agus juga mengatakan, saat ini pihak PHRI sedang gencar menerapkan standar protokol kesehatan di hotel dan restoran yang ada di kawasan obyek wisata Kabupaten Pangandaran.

“Bahkan kami dari PHRI Pangandaran selalu mengecek hotel-hotel dan restosan oleh petugas khusus dari PHRI,” jelasnya.

Pengecekan tersebut dilakukan dua kali dalam seminggu. Hal tersebut dilakukan agar para pelaku pariwisata, baik hotel ataupun restoran benar-benar bersih dan terbebas dari Covid-19.

Sertifikasi Hotel dan Restoran Diberikan Setelah Sesuai Standar

Sementara itu manajer LSU Bogor, Nugraha, mengatakan, penilaian untuk sertifikasi hotel dan restoran dilakukan dengan hati-hati.

“Terutama dalam persyaratan seperti PMA, PDP, PDUP, produk serta penerapan standar protokol kesehatan, baik di hotel ataupun di restoran,” katanya.

Nugraha menambahkan, apabila dalam penilaian ada yang tidak sesuai standar, maka hotel dan restoran tersebut akan ditinjau ulang.

“Sertifikasinya juga terpaksa tidak diberikan sebelum semuanya memenuhi persyaratan yang standar,” katanya.

Menurut Nugraha, penilaian tim ke lapangan di lokasi obyek wisata dilakukan setiap tahun. Saat ini, kata Nugraha, masih ada hotel dan restoran di Pangandaran yang sedang ditinjau ulang.

“Untuk 8 hotel dan restoran ini sertifikasinya belum bisa ke luar mengingat masih belum memenuhi standar dan belum memenuhi persyaratan yang dibutuhkan,” katanya.

Apabila persyaratan sudah terpenuhi, maka sertifikasi sudah bisa keluar. Sementara untuk hotel dan restoran yang sudah menerima sertifikasi maka otomatis terdaftar di Kementerian Pariwisata. (Entang/R7/HR-Online)

The post PHRI Pangandaran Terima Sertifikasi 10 Hotel dan Restoran appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->