logo

Rabu, 14 Oktober 2020

Fungsi Sistem Integumen pada Organ Tubuh Manusia Secara Lengkap

Fungsi Sistem Integumen

Fungsi sistem integumen atau juga kita kenal dengan fungsi kulit beserta turunannya, yakni rambut dan kuku, adalah sebuah fungsi komponen manusia yang sangat penting.

Ketiga dari komponen tersebut membentuk menjadi satu sistem organ tubuh paling besar yang kita sebut kulit. Kulit memiliki struktur dan juga fungsi bagi tubuh kita.

Definisi dan Fungsi Sistem Integumen

Melansir dari Wikipedia, sistem integumen adalah sebuah sistem dari organ yang membedakan, melindungi, memisahkan, serta menginformasikan terhadap lingkungan. Kata integumen berasal dari bahasa Latin, yakni “integumentum” yang artinya adalah “penutup”.

Pada orang dewasa, sistem ini menutupi area dengan luas sekitar dua meter persegi. Organ yang menutupi ini adalah organ yang tahan air, lembut, kuat, dan juga mempunyai kemampuan dalam memperbaiki diri.

Berat yang organ ini miliki sekitar 15 persen dari total berat tubuh kita. Dapat kita sebut pula, organ ini adalah organ yang paling indah dari tubuh kita.

Selain itu, fungsi sistem integumen adalah fungsi dari sistem organ yang kompleks dengan berbagai macam jaringan serta struktur yang mempunyai kemampuan tertentu.

Jaringan yang terdapat pada setiap satu inchi kuadrat lapisan ini memiliki lebih dari 650 kelenjar keringat, 1000 folikel rambut, 20 pembuluh darah, 500 juta melanosit, serta lebih dari seribu ujung saraf.

Organ ini mempunyai susunan lapis demi lapis. Lalu, sel yang baru akan mulai hidup dari lapisan paling dalam atau yang paling bawah. Kemudian, secara terus-menerus terdorong ke lapisan permukaan atau yang paling atas.

Hal tersebut untuk menggantikan sel yang telah lama atau mati. Saat sel baru berada pada permukaan lapisan, maka akan menjadi keras dan pipih. Keadaan ini akan mengakibatkan sel memiliki peran sebagai salah satu fungsi sistem integumen sebagai pelindung tubuh.

Baca Juga: Pita Suara Manusia, Pengertian, Fungsi dan Jenis Secara Lengkap

Fungsi Kulit (Integumen)

Sebagai salah satu sistem dari organ yang paling penting dan terbesar dari tubuh kita, kulit atau sistem integumen menjalankan peran sebagai alat interaksi kita terhadap kondisi lingkungan sekitar. Berikut adalah beberapa fungsi dari sistem integumen kita, antara lain:

Fungsi Sebagai Pelindung (Proteksi)

Sebagai sistem organ yang paling besar, kulit mampu menjadi pelindung paling luar dari organ tubuh kita. Hal ini juga berarti kulit dapat melindungi tubuh dari ancaman yang berbahaya dari lingkungan sekitar.

Contohnya, infeksi atau serangan dari organisme yang lain dan kerusakan yang berasal dari radiasi sinar ultraviolet. Kemudian juga melindungi dari zat-zat yang membahayakan tubuh.

Fungsi Sebagai Pengatur Suhu (Termoregulasi)

Dengan adanya sistem organ kulit (integumen), kita akan terlindung dari suhu yang berubah-ubah. Jadi, fungsi sistem integumen akan memberikan perlindungan serta dukungan terhadap perubahan suhu dengan berbagai cara. Dengan demikian, tubuh akan dapat menyesuaikan dengan apa yang terjadi dalam sistem organ yang lain.

Menjaga Keseimbangan Air

Lapisan permukaan dari kulit ini dapat kita sebut dengan lapisan yang tak begitu menyukai air atau pada kondisi yang basah. Kondisi tersebut akan menjadikan air dan juga garam tetap berada dalam tubuh.

Kemudian akan sesuai dengan kebutuhan serta mencegah tubuh kehilangan air secara berlebihan. Sementara itu, air limbah tubuh (urea) keluar melalui kelenjar keringat.

Baca Juga: Fungsi Usus 12 Jari pada Sistem Pencernaan Manusia dan Cirinya

Sebagai Penerima Sinyal Masuk

Pada sistem integumen, terdapat banyak sekali jenis organ sensorik. Sebagian memungkinkan pada tubuh dapat merasakan panas, tekanan, dingin, nyeri, dan juga gerakan.

Sebagai Pengirim Sinyal Keluar

Fungsi sistem integumen pada rambut mampu mengirimkan sinyal atau pesan ke lingkungan sekitar tubuh kita. Pesan atau sinyal ini dapat terkirim kepada manusia yang lain.

Misalnya, orang atau dokter dapat menangkap adanya kondisi kesehatan melalui kulit atau rambut. Seperti terlihat saat kita marah, kulit akan menunjukkan warna yang lebih pucat atau juga kemerahan. Hal ini juga terjadi saat kita sedang mengalami kondisi sakit, maka akan terjadi pada perubahan warna kulit.

Memproduksi Zat Penting

Pada kelenjar sebasea, sistem integumen berada. Lalu, kelenjar ini berada dan memiliki kaitan dengan folikel rambut. Kemudian, kelenjar ini juga yang memproduksi sebum. Selain sebasea, terdapat kelenjar lain yang memproduksi keringat, yakni kelenjar keringat.

Sel pada kulit ini juga menghasilkan keratin. Keratin adalah senyawa protein pada jaringan ikat, menjadi komponen struktural, serta memiliki fungsi sistem integumen yang sangat penting. Keratin juga menjadi material dasar dalam pembentukan kuku dan rambut. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Fungsi Sistem Integumen pada Organ Tubuh Manusia Secara Lengkap appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->