logo

Jumat, 02 Oktober 2020

Senyawa Kovalen Polar, Pengertian, Contoh dan Ciri-Cirinya

Senyawa Kovalen Polar

Senyawa kovalen polar atau ikatan kovalen kutub, jenis ikatan kimia yang sepasang elektronnya terbagi dengan tidak merata antara dua atom.

Pengertian ikatan senyawa ini adalah ikatan yang sering bersentuhan dengan kehidupan kita. Salah satunya adalah molekul air yang juga dapat kita ketahui hadir dengan singkatan molekul H2O.

Pengertian dan Contoh Senyawa Kovalen Polar

Jika anda pernah melihat antara dua orang anak yang bermain dan terlihat satu anak yang berperan sebagai pengganggu untuk anak yang lain.

Kemudian, juga anak yang telah melakukan perundungan terhadap anak yang satunya tersebut memiliki waktu yang lebih banyak untuk bermain daripada anak yang satunya lagi.

Kedua anak tersebut terlihat tak saling berbagi mainan. Hal seperti itulah yang dapat kita ketahui dengan ikatan kovalen kutub atau ikatan kovalen polar.

Melansir dari laman Study.com, pengertian dari ikatan senyawa kovalen polar adalah jenis ikatan kimia yang mana sepasang elektron tersebut terbagi dengan tidak merata antar dua jenis atom.

Dalam ikatan ini, elektron tidak terbagi dengan sama karena atom telah menghabiskan lebih banyak waktu dengan elektron daripada dengan atom yang lainnya. Ikatan senyawa kovalen kutub ini, satu atom mempunyai tarikan yang lebih kuat daripada jenis atom yang lain serta menarik elektron.

Seperti yang kita ketahui jika elektron memiliki muatan negatif. Sehingga, ketika elektron tersebut menghabiskan lebih banyak waktu dengan salah satu atom, maka akan menyebabkan atom tersebut membawa muatan negatif parsial.

Sedangkan atom yang tidak menghabiskan waktu dengan elektron, akan membawa muatan yang berisi positif parsial. Untuk mengingat dengan mudah, dapat kita beri istilah jika ikatan senyawa kovalen polar ini adalah ikatan penarik serta satu atom mempunyai tarikan yang lebih banyak terhadap elektron daripada jenis atom yang lainnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya tergantung dengan jenis ikatan kovalen ini. Salah satunya adalah tentang air minum yang memiliki kandungan atom H2O. Sehingga, dapat kita sebut senyawa atom atau ikatan atom tersebut adalah ikatan kovalen polar.

Elektron akan terbagi secara tidak seimbang dengan waktu yang lebih banyak untuk elektron daripada hidrogen. Hal tersebut karena elektron telah menghabiskan waktu lebih banyak dengan atom oksigen daripada atom hidrogen. Sehingga, atom oksigen membawa muatan negatif parsial.

Baca Juga: Senyawa Organik dan Anorganik, Mari Kenali Perbedaannya!

Ciri-Ciri Ikatan Kovalen Polar

Terdapat beberapa ciri yang khusus terdapat dalam ikatan senyawa kovalen polar. Antara lain, jika kovalen polar memiliki ikatan yang mudah larut dalam air serta sebagai pelarut polar yang lainnya.

Ciri berikutnya adalah jika senyawa ini memiliki dua kutub yang berbeda, yakni kutub positif dan juga kutub negatif. Hal ini karena pendistribusian yang tidak seimbang atau tidak merata terhadap kandungan elektron.

Kemudian, juga mempunyai pasangan elektron secara bebas (apabila bentuk molekul telah tahu) atau juga mempunyai perbedaan dalam hal keelektronegatifan. Contoh dari ikatan senyawa kovalen ini yakni ikatan antara atom hidrogen dengan atom klor.

Dalam ikatan senyawa kovalen polar ini, atom klor akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan elektron daripada dengan atom hidrogen. Sehingga, atom klor akan membawa muatan yang bersifat negatif parsial. Sedangkan atom hidrogen akan membawa muatan dengan sifat positif parsial.

Ukuran Kuantitatif Titik Didih

Untuk jenis kovalen kutub ini mempunyai titik didih yang lebih tinggi daripada kovalen non polar. Urutan titik didihnya yaitu ikatan hidrogen > dipol-dipol > non polar-non polar atau ikatan senyawa hidrogen >van der waals > gaya london.

Lalu, jika titik didinya sama-sama polar atau non polar, untuk Mr dari besar titik didihnya yaitu lebih besar. Dalam senyawa karbon Mr sama, maka rantai C akan memanjang pada titik didih. Rantainya bercabang bulat.

Baca Juga: Tahapan Sintesis Protein Berperan Penting Sebagai Pondasi Tubuh

Sifat-Sifat Senyawa Kovalen Kutub

Terdapat beberapa sifat dari senyawa kovalen polar ini, antara lain banyak menunjukkan dari titik leleh yang rendah. Kemudian, pada suhu ruangan akan berbentuk gas atau cairan.

Lalu, larut dalam pelarut non polar serta sedikit dalam air, mudah terbakar, sedikit menghantarkan listrik, dan banyak yang memiliki bau. Secara singkat, secara umum dapat kita simpulkan jika senyawa polar larut dalam pelarut senyawa polar.

Sedangkan, untuk senyawa non polar akan larut ke dalam pelarut senyawa non polar. Sementara itu, air (H2O) adalah pelarut yang sifatnya universal dengan sifat polar.

Maka dari itu, air akan melarutkan beberapa senyawa kovalen polar dan juga sebaliknya. Air tidak akan melarutkan senyawa yang sifatnya non polar. Sehingga, dapat menguji kepolaran suatu senyawa dengan melarutkannya dalam air. (R10/HR Online)

Editor: Jujang

The post Senyawa Kovalen Polar, Pengertian, Contoh dan Ciri-Cirinya appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->