logo

Minggu, 08 November 2020

Abrasi Sungai Cikembang Ancam Hektaran Sawah di Pasirnagara Ciamis

Abrasi Sungai Cikembang Ancam Hektaran Sawah di Pasirnagara Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Abrasi sungai Cikembang, di Dusun Caringin, RT 22 RW 07, Desa Pasirnagara, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus terjadi.

Akibatnya, hektaran sawah di lokasi tersebut terancam tergerus longsor.

Abrasi sungai tersebut panjangnya kurang lebih 200 meter, dengan ketinggian 15 meter.

“Jika abrasi ini tidak segera diperbaiki, sedikitnya 70 hektare areal persawahan milik warga akan menjadi korban,” ujar Kadus Caringin Agus Kusnadar, Minggu (8/11/2020).

Akibat abrasi tersebut lanjutnya, jalan penghubung Desa antar Kecamatan Pamarican dan Cidolog juga ikut terancam.

“Abrasi tersebut semakin lebar dan hampir mendekati jalan Desa, sangat berbahaya karena hanya menyisakan beberapa meter saja ke lokasi abrasi longsor,” jelasnya.

Agus menyatakan, sungai Cikembang mengalami abrasi sekitar dua minggu yang lalu.

“Kejadiannya saat hujan deras mengguyur wilayah Pamarican, abrasi terus menggerus dan  menghabisi areal persawahan milik warga,” katanya.

Baca Juga: Pasca Banjir, Sungai Cikaso Ciamis Abrasi Ancam Pemukiman Warga

Saat ini 3 orang petani telah kehilangan sawah milik mereka akibat terbawa abrasi.

“Sawah tersebut milik Bapak Apas, Embun, dan  Saryo, semuanya sudah tergerus abrasi Sungai Cikembang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kerusakan bantaran sungai Cikembang tersebut diakibatkan oleh debit air yang besar saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pihak Desa pun kata Agus sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah Kabupaten dan BBWS Citanduy.

Namun sampai saat ini belum ada langkah-langkah penanganannya.

“Kita meminta Dinas terkait agar segera melakukan penanganan abrasi Sungai Cikembang, sehingga kerusakan area persawahan milik warga tidak semakin meluas,” pungkasnya. (Suherman/R8/HR Online)

Editor: Jujang

The post Abrasi Sungai Cikembang Ancam Hektaran Sawah di Pasirnagara Ciamis appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->