logo

Jumat, 20 November 2020

Akibat Saluran Air Longsor, Puluhan Hektar Sawah di Pangandaran Terancam Gagal Tanam

Longsor

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (16/11/2020) lalu dan mengakibatkan longsor blok sawah Peuteuy Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, membuat saluran irigasi putus.

Akibatnya, saluran ke areal sawah puluhan hektar itu terganggung. Bahkan petani terancam tidak bisa bercocok tanam karena kekurangan air.

Menurut penyuluh pertanian lapangan swadaya Desa Pangkalan, Taryana, saluran yang terganggu tersebut karena irigasinya terbawa longsor.

“Sawah yang terancam tak akan teraliri air yaitu sawah blok sawah lega, kadu dan Cigadog,” ucapnya, Jum’at (20/11/2020).

Apalagi, kata Taryana, saat ini para petani sedang proses garap untuk musim tanam pertama.

Baca juga: Pangandaran Segera Miliki Gedung Perpustakaan 3 Lantai

Namun karena saluran irigasinya longsor, maka kemungkinan besar musim tanam tahun ini tidak bisa bercocok tanam.

“Apabila tidak segera diatasi, maka khawatirkan para petani tidak akan bisa menanam padi,” ujarnya.

Ia memperkirakan, butuh sebanyak 50 lente pipa ukuran 12 inci untuk menyambungkan saluran air yang terputus.

Selain itu, longsor ini juga mengakibatkan dam sungai Cibango untuk mengairi pesawahan Dusun Citarunggang rusak dan pipa saluran air bersih weslic untuk masyarakat mengalami kerusakan. (Enceng/R6/HR-Online)

Editor: Muhafid

The post Akibat Saluran Air Longsor, Puluhan Hektar Sawah di Pangandaran Terancam Gagal Tanam appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->