logo

Selasa, 03 November 2020

Bangun Jembatan Jabar-Jateng, Pemprov Anggarkan Rp60 Miliar

Bangun Jembatan Jabar-Jateng, Pemprov Anggarkan Rp60 Miliar

Berita Jabar (harapanrakyat.com).- Pemprov Jabar berencana membangun jembatan penghubung Jabar-Jateng, di Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Jembatan tersebut bakal membentang di atas sungai Citanduy sepanjang 120 meter.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membenarkan rencana pembangunan jembatan penguhubung Jabar-Jateng tersebut.

“Kita anggarkan Rp 60 miliar untuk pembangunanya tahun 2021, nota pengantar sudah kita sampaikan ke DPRD,” ujar Uu saat meninjau lokasi calon jembatan di Desa Sidaharja, Pamarican, Senin (2/11/2020).

Menurut Uu, pembangunan jembatan ini nantinya bisa meningkatkan konektivitas dua provinsi, baik dari segi perekonomian, kesehatan dan pendidikan.

“Jembatan penghubung Jabar-Jateng ini sangat strategis dan bakal memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Selama ini, bagi warga yang ingin melintas sungai Citanduy baik dari Jawa Barat ataupun Jawa Tengah, harus menggunakan perahu kayu.

Setiap penumpang harus membayar Rp 5.000 untuk sekali menyebrang.

Sementara itu, Kepala Bappeda Ciamis Andang Firman Triyadi, menyebut, pembangunan jembatan penghubung Jabar-Jateng ini merupakan usulan Pemkab Ciamis.

Jika jembatan ini terealisasi, maka perekonomian dua Provinsi bisa lebih berkembang lagi.

“Kita berharap dengan adanya jembatan penghubung ini, kedua kabupaten beda provinsi ini lebih berkembang, dari segala sisi baik ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” jelas Andang.

Baca Juga: Saat di Ciamis, Wagub Jabar Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana

Wagub Tinjau Lokasi Pembangunan Embung

Selain meninjau lokasi untuk pembangunan jembatan Jabar-Jateng, Uu juga meninjau calon lokasi pembangunan embung di Desa Puloerang dan Sukanagara, Kecamatan Lakbok.

Embung tersebut nantinya akan sangat penting untuk menampung air hujan agar tak membanjiri sawah.

Begitupun jika masuk musim kemarau, embung akan mampu mengairi sawah.

Sebagai informasi saja, Desa Sukanagara adalah wilayah langganan banjir saat musim hujan tiba.

Sawah petani biasanya terendam banjir hingga gagal panen dan merugi.

“Solusinya harus membuat embung air, agar banjir tak lagi merendam areal pesawahan warga,” jelas Uu.

Rencananya, pemerintah bakal membangun 2 embung dengan lahan 10 hektare.

“Anggaran untuk pembangunan 2 embung yakni Rp20 miliar,” pungkasnya. (Jujang/R8/HR Online)

Editor: Jujang

The post Bangun Jembatan Jabar-Jateng, Pemprov Anggarkan Rp60 Miliar appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->