logo

Senin, 23 November 2020

Ciri Khas Rumah Adat Sunda Sederhana dengan Detail Arsitektur Unik

Ciri Khas Rumah Adat Sunda Sederhana dengan Detail Arsitektur Unik

Ciri khas rumah adat Sunda unik dengan arsitektur yang cukup detail. Rumah adat Jawa Barat ini memiliki keunikan sendiri dengan arsitekturnya, baik itu tradisional maupun beradaptasi dengan arsitektur modern.

Rumah adat ini memanfaatkan bahan material yang berasal dari alam sebagai bahan dasar bangunan. Sehingga rumah memiliki ikatan yang kuat dengan alam, lingkungan, serta kesederhanaan.

Baca Juga: Rumah Hunian Minimalis dengan Tips-tips dalam Merancang Desain

Nuansa tradisional yang kental, menjadikan rumah ini tidak hanya sekedar bangunan. Namun juga memiliki faktor emosional yang kuat. Dengan sifat dan ciri kekeluargaan yang terkandung berdasarkan nilai-nilai adat positif.

Ciri Khas Rumah Adat Sunda

Rumah adat Sunda terkenal berarsitektur yang sangat tradisional, namun memiliki detail sangat tinggi. Bahan pondasi rumah yang secara keseluruhan memiliki sifat dari alam dan lingkungan penuh kesederhanaan.

Sehingga jenis rumah ini akan sangat layak sebagai rumah hijau perkotaan. Terlebih kini rumah adat ini sudah mulai beralih ke arah post-modern. Seperti batu, bambu, kayu, daun pada bagian atap, dan lain sebagainya.

Rumah adat dari Jawa Barat ini memiliki ciri khas yang kuat dan sangat kental. Yang mana mampu menarik warga luas sekalipun para wisatawan, seperti beberapa ciri khas rumah adat Sunda berikut ini.

Posisi atau Tata Letak Bangunan

Tata letak dari bangunan suku Sunda memiliki sebuah filosofi yang menarik atas kepercayaan mereka. Dimana bahwa arah matahari merupakan arah yang baik untuk menentukan posisi rumah.

Hal tersebut mengingat akan arah kiblat yang sesuai dengan arah matahari tenggelam. Maka dari itu, setiap rumah tidak boleh menghadap ke arah selain timur dan barat.

Baca Juga: Menghias Ruang Tamu yang Sederhana dengan Tampilan Lebih Elegan

Untuk pembangunan rumah baru pun harus menyesuaikan dengan posisi rumah yang telah ada pada wilayah tersebut. Sehingga kampung maupun daerah tersebut akan terlihat dan tersusun rapi.

Pondasi Rumah Adat Sunda

Pada dasarnya, bentuk rumah adat ini tidak terlalu berbeda dengan rumah tradisional lainnya. Yang membedakan hanya rumah adat memiliki pondasi. Lantas terletak pada bawah sudut rumah sebagai ciri khas rumah adat Sunda .

Secara tradisional rumah adat Sunda memiliki bentuk hunian panggung dengan ketinggian 0,5 hingga 1 meter dari permukaan tanah. Bentuk dari pondasi rumah panggung ini berfungsi sebagai penanggulangan bencana gempa bumi atau banjir.

Sementara bagian kolong rumah, orang Sunda manfaatkan sebagai penyimpanan peralatan tani serta stok kayu bakat atau suluh. Kolong rumah bisanya juga mereka gunakan sebagai tempat memelihara ternak seperti ayam, bebek, dan entok.

Lantai Rumah Adat Sunda

Ciri khas rumah adat Sunda ini memiliki arsitektur yang sangat unik, yaitu dengan menggunakan bambu terbelah. Penggunaan bambu ini memiliki tujuan sebagai sirkulasi udara yang dapat masuk melalui kolong bawah rumah. Masyarakat Sunda umumnya menyebut bambu ini dengan pepuluh.

Baca Juga: Rumah Gaya Victoria, Kenali Lebih Jauh Desain Arsitekturnya di Sini!

Tembok Bangunan Rumah Adat Sunda

Rumah adat Sunda menggunakan anyaman bambu yang memiliki lubang-lubang kecil layaknya rumah tradisional lainnya sebagai tembok. Yang mana lubang-lubang tersebut menjadi jalan masuk dan keluar udara, sehingga rumah tidak terlalu panas.

Anyaman bambu ini masyarakat Sunda kerap menyebutnya dengan nama bilik. Selain bagian tembok, daun jendela, serta pintu juga menggunakan material bambu sebagai bahan utamanya.

Plafon Rumah Adat Sunda

Sementara bagian plafon juga terbuat dari susunan bambu. Dengan kerangka atap menggunakan bambu utuh berdesain lebih besar ketimbang lainnya. Hal tersebut bertujuan sebagai tempat penyimpanan barang pemilik rumah.

Salah satu ciri khas rumah adat Sunda ini memiliki bentuk atap yang hampir sama dengan pelana. Biasanya atap tersebut juga terbuat dari bahan material alam, yaitu dedaunan.

Memiliki 3 Struktur Bangunan Utama

Rumah adat sunda memiliki 3 bagian ruang, yaitu Hareup, Tengah Imah, dan Tukang. Bagian Hareup adalah ruang depan yang berguna sebagai teras rumah serta tempat untuk menerima tamu laki-laki.

Kemudian Tengah Imah yang menggunakan batas sekat dengan beberapa bilik atau pangkeng. Berfungsi sebagai tempat beristirahat serta ruang berkumpul bersama keluarga.

Lalu bagian Tukang berperan sebagai dapur untuk masak makanan. Pada bagian rumah ini identik oleh kaum wanita, maka para lelaki dianggap tabu untuk memasuki, terkecuali dalam keadaan darurat.

Ciri khas rumah adat Sunda lainnya adalah adanya bangunan khusus menyerupai lumbung padi atau leuit. Bangunan tersebut berada pada samping rumah adat dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan padi ketika panen. (R10/HR-Online)

The post Ciri Khas Rumah Adat Sunda Sederhana dengan Detail Arsitektur Unik appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->