logo

Senin, 23 November 2020

Kasus Positif Covid-19 di Banjar Bertambah 11 Orang, 6 dari Kluster Pesantren

Kasus Positif Covid-19 di Banjar Bertambah 11 Orang, 6 dari Kluster Pesantren

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar, Jawa Barat, berdasarkan data per 23 November 2020 mengalami penambahan sebanyak 11 orang.

Menurut Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, dr. Agus Budiana, dari penambahan 11 orang tersebut, 6 orang di antaranya merupakan santriwati salah satu pondok pesantren.

Enam orang santriwati tersebut semuanya masih berusia remaja belasan tahun dan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri di pondok pesantren itu.

“Untuk yang enam orang dari kluster Pondok Pesantren semuanya masuk kategori orang tanpa gejala,” kata dr. Agus Budiana, Senin (22/11/2020).

Kasus positif berikutnya lanjutnya, yakni penambahan dari kasus kontak erat kluster karyawan BRI sebanyak 2 orang.

Keduanya berjenis kelamin perempuan warga asal Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja.

Kemudian, warga positif pengembangan dari kluster pedagang pasar, yakni seorang perempuan berusia 83 tahun dengan inisial W asal Kelurahan Pataruman, kecamatan Pataruman.

Selanjutnya, warga positif seorang perempuan berusia 67 tahun asal Desa Neglasari dari kasus kontak erat dengan pasien sebelumnya yang juga asal Desa Neglasari.

Penambahan satu orang lagi, kata dr. Agus Budiana, yakni seorang laki-laki asal Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar yang sebelumnya terdata sebagai pasien suspek.

“Selain penambahan dari kluster pondok pesantren saat ini semua pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Kami juga langsung melakukan tracking,” terang dr Agus.

Total Positif Covid-19 di Banjar 152 Kasus

Sementara itu, Agus Nugraha, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Banjar, mengatakan, dengan adanya penambahan sebanyak 11 orang tersebut saat ini jumlah kasus positif Covid-19 sejak awal masa pandemi menjadi 152 kasus.

“Kami harap warga masyarakat tetap waspada serta disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran virus Corona ini,” ujarnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, Edi Herdianto, menambahkan, untuk menekan penyebaran virus Corono dari kluster pondok pesantren tersebut, nanti pihak Satgas akan melakukan koordinasi dan evaluasi penanangan.

Terkait rapat koordinasi yang berlangsung beberapa waktu lalu baru membahas evaluasi tentang penambahan ruang isolasi dan sanksi pelanggar protokol kesehatan.

“Nanti kami koordinasikan lagi karena waktu rakoor kemarin terkait kluster pesantren itu belum sempat kita bahas,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online)

Editor: Jujang

The post Kasus Positif Covid-19 di Banjar Bertambah 11 Orang, 6 dari Kluster Pesantren appeared first on Harapan Rakyat Online.



close
Subscribe
end: rekat float-->